Malam itu aku sedang menunggu kereta api di kursi tempat penungguan kereta di stasiun Lempuyangan, Jogja. Aku hendak pulang kampung setelah berbulan lamanya sibuk kuliah.
Karena waktu kedatangan masih lama, sekitar satu jam, sembari menunggu aku bermain HP. Tiba-tiba seorang pedagang asongan menawariku koran. Ah, daripada smsan tak jelas, aku berfikir mending baca koran. Wawasan jadi bertambah, gak ketinggalan informasi. Aku pun membeli koran itu, lagipula harganya tak mahal mahal amat. Perhatianku pun beralih dari HP ke koran, sementara HPku aku simpan di saku jaket ku.
Aku mulai membuka koran itu. Berita demi berita ku baca, hingga satu berita yang agak unik. Tentang penjambretan dengan cara yang baru. Ceritanya si penjambret yang menaiki sepeda motor menghampiri korban dan meminjam HP untuk mengirim sms, karena pulsa HP miliknya habis. Dan pelaku langsung kabur ketika korban menyerahkan HP nya. Ada-ada aja.
Aku tersenyum, ada gunanya juga aku beli koran ini. Setidaknya aku sudah tahu strategi penjambretan yang baru itu, jadi bisa lebih hati-hati menjaga harta milik sendiri. Biar gak dicopet apalagi dijambret.
Akhirnya aku pun selesai membaca koran itu dan berfikir untuk kembali berHP ria. Sms terakhir temanku belum sempat di balas. Tapi... hah, dimana HPku..?? Tadi kumasukkan saku. Aku memeriksa seluruh kantong bajuku, isi tasku.. hasilnya nihil.
Jangan-jangan... Innalillahi.. Astaghfirullah.., aku kecolongan.!!
Aku pun lunglai. Mungkin ini strategi pencopetan yang paling baru..
(Peringatan: Jangan lupakan HP ketika baca koran di tempat umum..!!)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar